v

Gara-gara Jeruk Nipis, Kulit Pria Ini Terbakar Matahari Sampai Melepuh

bandar757 - Adam Levy (52) dari Minnesota, Amerika Serikat, tidak menyangka bahwa dirinya akan berakhir dengan luka bakar tingkat dua ketika menyiapkan pesta kelulusan sang putri. Ia mengaku merasa tidak pernah terpapar api atau sumber panas lain namun tangannya tetap melepuh dan membengkak hebat.

Awalnya Adam mendiamkan apa yang terjadi pada tangannya, namun setelah dua hari luka lepuh yang ada berkembang makin besar dengan diameter mencapai sekitar lima sentimeter (cm). Akhirnya karena kesakitan Adam pun memutuskan untuk pergi ke rumah sakit.

Hasil diagnosa dokter menyebut Adam terkena kondisi photodermatisis, sebuah reaksi di kulit akibat paparan zat kimia dan sinar matahari. Adam diduga terpapar zat kimia dari air perasan jeruk nipis saat sedang menyiapkan pesta.

"Luka lepuhnya terjadi persis di tempat perasan jeruk nipis mengenai tangan saya," kata Adam seperti dikutip dari Daily Mail.

Dermatolog dr Delphine Lee, MD, Phd, kepada Women's Health lebih rinci menjelaskan air jeruk nipis karena sifatnya yang asam memang dapat mengikis lapisan pelindung kulit. Dampaknya adalah kulit akan menjadi lebih sensitif dan mudah terbakar terutama dari sengatan sinar ultraviolet matahari.

Seseorang mungkin tidak langsung menyadarinya namun setelah beberapa terpapar sinar matahari maka lama-lama rasa nyeri, bengkak, lalu luka lepuh dapat muncul.

Pada kasus Adam luka lepuh yang sudah membesar ekstrem itu dipecahkan lalu dibalut dengan perban untuk mencegah terjadinya infeksi. Dirinya juga mendapat obat steroid dan antihistamin untuk mengurangi pembengkakkan.

"Saya tidak pernah mendengar hal ini sebelumnya. Kulit saya memang sensitif punya reaksi alergi namun tidak pernah yang separah dan seaneh ini," kata Adam.

"Anda mungkin berpikir buah jeruk sebagai salah satu hal di dunia ini yang sehat, bukan sesuatu yang dapat menyebabkan luka bakar kimiawi," pungkasnya.

Editor        :    bandarberita757.blogspot.com

Advertisemen

Disqus Comments