19 Mei 2017

Fenomena Misterius Bumi yang Sukar Dijelaskan


Beberapa keajaiban di muka Bumi ini masih terus menjadi bahan penelitian. Meski kita sudah ribuan tahun tinggal di dalamnya, Bumi masih menyimpan banyak misteri. Ada yang sudah bisa dibuktikan dengan ilmiah, namun masih banyak yang belum bisa dijelaskan dengan sempurna.
Jangankan yang tak terlihat, hal yang nampak di depan mata saja para ilmuwan masih kebingungan mencari jawabannya. Beberapa keajaiban di muka Bumi ini masih terus menjadi bahan penelitian.

Seperti 8 keajaiban di Bumi yang dilansir dari BrightSide.me berikut yang masih belum bisa dijelaskan oleh para ilmuwan

GravityHills, India
Jika Anda parkir mobil di kaki bukit dan memasukkannya persneling ke posisi netral, maka mobil akan mulai bergerak naik ke atas bukit. Hal ini menimbulkan kesan bahwa ada kekuatan tak terlihat yang menarik mobil itu ke atas. Tidak ada penjelasan yang pasti tentang fenomena ini. Namun beberapa orang menganggap ini adalah ilusi yang diciptakan oleh sebuah bukit gravitasi.

Dolmens (Roknia, Korea, China, India, Israel, Scandinavia, Rusia)
Lempengan batu kuno yang berbentuk seperti 'meja' ini ditemukan di beberapa tempat di planet kita. 
Arkeolog menduga mereka sebagai makam para imam di zaman kuno. Selain bentuknya, misteri Dolmens terletak pada kemampuannya mengubah kecepatan jam saat berputar dan membuat beberapa perangkat tertentu berperilaku aneh.

Eternal Flame Falls, Amerika Serikat
Air terjun aneh yang terus menyala itu tercipta oleh alam. Para ilmuwan hanya bisa menjelaskan fenomena air terjun api itu tercipta oleh celah kecil yang menyemburkan gas alam. Apinya kadang padam dan harus dinyalakan kembali. Bahkan ada kepercayaan bahwa siapa pun yang menghidupkan kembali nyala apinya akan diberkati dengan keberuntungan.


Castle Frango kastello, Yunani
Benteng yang terletak di Pulau Crete, Yunani ini adalah satu-satunya tempat di dunia yang menampilkan fatamorgana yang terlihat nyata. Setiap tahun, terutama bulan Mei, selalu terlihat bayangan tentara bersenjata dan penggembala yang keluar dari ruang biara AgiosCharalambos dan kemudian berjalan ke arah benteng Frangokastello.

Fenomena yang berlangsung hanya 10 menit ini terlihat pada pagi hari ketika laut tenang dan kelembapan udara sedang tinggi. Tentara Jerman yang pernah menguasai benteng ini sempat ketakutan dan hampir gila karena fenomena ini. Mereka menembaki bayangan tentara dan penggembala itu dengan membabi buta.

Kata komba Ceko, Republik Ceko
Legenda mengatakan ada suara organ yang sering terdengar dari dalam Katakomba Ceko. Ketika para ilmuwan mendokumentasikan katakomba ini pada tahun 1996, mereka menemukan fenomena yang tak bisa dijelaskan dengan sains.

Makam bawah tanah tersebut dalamnya 9 meter, dan tidak ada satu pun kamar yang muat untuk menampung organ di dalamnya. Selain suara organ, keanehan lainnya dari katakomba ini adalah lorongnya yang kadang bersinar, padahal tak ditemukan pospor di sana.
Pada pandangan pertama, lorong katakomba ini seperti biasa saja. Namun lama-lama mengeluarkan sinar warna merah cenderung oranye.

The Stone Forest, China
Hutan batu ini berada di China dan diperkirakan sudah muncul 200 juta tahun lalu. Menurut penjelasan ilmuwan, sebelumnya, area di mana hutan batu itu berada, merupakan lautan dengan lapisan batu kapur tebal yang membentuk konstruksi besar di dasarnya.

Kemudian, gerakan tektonik mengangkat lapisan batu kapur tersebut ke permukaan.

Namun anehnya, di bawah hutan batu itu terdapat Gua Qifeng. Pada bulan Agustus sampai November, setiap 30 menit ada sungai bawah tanah yang menyebabkan pusaran air dalam beberapa menit di danau dekatnya dan menghilang dengan cepat. Para ilmuwan masih belum bisa menjelaskan fenomena tersebut.

The River of Five Colors, Kolombia
Hampir sepanjang tahun sungai unik ini terlihat seperti sungai biasa. Tapi pada musim panas, sungai akan berubah seperti permadani warna-warni: pink, biru, merah, hijau, dan kuning. Menurut penjelasan ilmiah, sungai ini bisa berwarna-warni karena ada gulma unik dengan warna merah, pink, biru, hijau, dan kuning.Menurut legenda setempat, di bawah air terjun terdapat harta karun La Mojana (Ibu Air).

Blood Falls, Antartika
Meski terletak di Antartika, air terjun dengan air semerah darah ini tidak membeku bahkan pada suhu -10 derajat Celcius. Gletser di mana air terjun tersebut berpangkal dianggap salah satu yang terdingin dengan cairan yang tetap mengalir. Fenomena ini membingungkan para ilmuwan.
Mengenai air gletser yang warnanya merah darah, sekelompok ilmuwan dari Universitas Harvard mengklaim punya bukti ilmiah. Mereka menyebut bahwa 'danau darah' itu menjadi tempat tinggal mikroba yang memberi efek warna darah.

Sumber   :  dream.co.id

Posting Komentar