30 Mei 2017

Gantikan Ahok, Djarot Ingin Renovasi Kota Tua dan Revitalisasi TIM

Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat segera dilantik menjadi gubernur DKI definitif menggantikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Djarot akan melanjutkan program yang sudah ada di 5 bulan sisa masa jabatannya.

"Kami ini loh ya adalah satu bagian yang tidak dipisahkan dari Pak Ahok. Kebetulan Pak Ahok itu juga melanjutkan apa yang dikerjakan Pak Jokowi, jadi ini tinggal melanjutkan saja di sisa masa jabatan," kata Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (31/5/2017).

Dia menegaskan program-program yang sudah dicanangkan untuk tahun 2017 ini akan dikebut dan harus selesai.

"Apapun yang sudah diprogramkan di 2017 harus diselesaikan terutama juga apa yang sudah dicanangkan dalam visi misi 2012-2017, itu harus kita kebut pelaksanannya," tegasnya.

Meski hanya tinggal beberapa bulan, Djarot menuturkan ada beberapa hal yang ingin dia eksekusi. Contohnya yaitu renovasi Kota Tua, Jakarta Utara dan revitalisasi Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

"Empat sampai lima bulan ini harus lebih fokus tentang beberapa hal yang perlu kita sempurnakan. Contoh misalnya renovasi Kota Tua, itu kan sudah bertahun-tahun dicanangkan Pak Jokowi ya, lalu revitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki misalnya yang seperti itu ya," ujar Djarot.

Selain itu, dia juga ingin memperbaiki sistem penggajian dan tunjangan bagi PNS DKI. Tidak ada program kerja khusus yang akan ia kerjakan saat menjabat sebagai gubernur definitif.

"Terus kemudian memanfaatkan sistem kita baik itu penganggaran maupun penggajian dari TKD itu," kata Djarot.

"Jadi nggak ada yang spesifik," tambahnya.

Seperti diketahui, DPRD DKI akan menyelenggarakan paripurna istimewa dengan agenda pengumuman pengunduran diri Ahok sebagai Gubernur DKI. Setelah Ahok mundur, Djarot akan dilantik menjadi gubernur definitif.

Dirjen Otda Kemendagri Sumarsono mengatakan pelantikan Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat menggantikan Ahok sebagai gubernur definitif DKI akan megikuti jadwal presiden.

"Insya Allah. Tergantung jadwal dan kesibukan Pak Presiden karena pelantikan oleh Pak Presiden, karena waktu beliau," kata Sumarsono.

Sumber       :    Detik.com
Editor          :    bandarberita757.blogspot.com
Posting Komentar