22 Juni 2017

Imigrasi Siap Koordinasi Bila Diminta Polisi Cabut Paspor Rizieq

bandarberita757.blogspot.com - Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkum HAM siap berkoordinasi dengan pola yang dilakukan oleh Polri terkait kasus Habib Rizieq Syihab. Ditjen Imigrasi juga mendukung apabila langkah yang ditempuh Polri untuk memulangkan Rizieq adalah pencabutan paspor.

"Ya, berkaitan dengan kepentingan penegakan hukum, tentu Imigrasi sangat mendukung upaya yang dilakukan oleh penyidik Polri dan tentu Imigrasi menyesuaikan dengan pola yang dilakukan oleh penyidik Polri. Apakah mau diperlukan dengan cara pencabutan paspor untuk memudahkan, bahkan yang bersangkutan kembali ke Indonesia dengan cepat," ujar Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie di kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2017).

Ronny menerangkan paspor itu merupakan bagian dari perlindungan negara kepada warganya. Namun pencabutan paspor bisa dilakukan apabila ada proses penegakan hukum dan supaya yang bersangkutan pulang lebih cepat ke Indonesia.

"Namun yang perlu kita perhatikan bahwa paspor itu bagian dari perlindungan negara kepada setiap warga negara. Tapi, ketika ada kaitan dengan proses penegakan hukum, paspor itu juga bisa dilakukan pencabutan untuk memudahkan yang bersangkutan kembali dengan cepat ke Indonesia. Hal itu yang perlu dikoordinasikan," terangnya.

Dia juga menjelaskan koordinasi sudah dilakukan dengan Polda Metro Jaya. Namun Ronny tidak menjelaskan ada-tidaknya permintaan polisi terkait pencabutan paspor itu.

"Koordinasi sudah, bahkan saya sudah pernah datang ke Polda Metro Jaya, karena penyidik Polri yang menangani kasus ini adalah penyidik Polri yang ada di Polda Metro Jaya," jelasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mempertimbangkan untuk mencabut paspor Rizieq dalam upaya mendatangkannya ke Indonesia. Polisi juga tengah mempersiapkan langkah lain setelah upaya red notice tidak jadi diajukan ke Interpol.

Posting Komentar